Pondok Pesantren Darussalam, Jatibarang, Brebes, Jawa Tengah | Klinik Terapi Pengobatan Bekam Panggilan di Jakarta Selatan Timur Utara Selatan Pusat

Klinik Terapi Bekam Panggilan di Jakarta Selatan Timur Utara Barat Pusat


Pondok Pesantren Darussalam, Jatibarang, Brebes, Jawa Tengah 0

Abu Qanun | Selasa, September 18, 2012
Pondok Pesantren Darussalam, Jatibarang, Brebes, Jawa Tengah
Pondok Pesantren Darussalam, Jatibarang, Brebes, Jawa Tengah

Biasakan Santri Jujur dan Takut Allah
Pondok Pesantren Darussalam memang unik. Bila ponpes lainnya menerapkan sanksi tegas agar santri berdisiplin, justru ponpes yang beralamat di Jalan Pramuka No 110, Jatibarang,  Brebes, Jawa Tengah, ini dalam peraturannya tidak memiliki sanksi. Hal ini juga tampak dari adanya  pintu gerbang Darussalam yang tidak pernah dikunci.
“Tujuannya untuk  membiasakan para santri agar jujur dan takut semata-mata hanya kepada Allah SWT, bukan kepada makhluk atau peraturan buatan manusia,” ujar KH Sholeh Basalamah, pimpinan Darussalam.
Keunikan lainnya adalah meskipun memiliki lahan yang luas dan fasilitas yang memadai, namun setiap tahunnya Darussalam hanya menerima 20-25 santri saja. Ketika ditanya mengapa hanya sedikit menerima santri,  Kyai Sholeh Basalamah menjelaskan bahwa yang di utamakan di pesantrennya adalah pendidikan (tarbiyah) bukan hanya pengajaran (ta’lim) semata. “Dengan jumlah santri yang ada, diharapkan santri lebih fokus menerima ilmu dari para ustadz yang mendidiknya,” ujarnya.
Sejarah
Darussalam pada awalnya bermula dari Yayasan Pendidikan Islam (YAPI) Darussalam pada tahun 1988. Awalnya hanya mengadakan pendidikan diniyah yang diselenggarakan selepas jam sekolah antara pukul 14.00-17.00 WIB. Pesertanya kebanyakan pelajar SD, SMP dan SMA dari kecamatan Jatibarang Brebes. Saat ini siswa diniyahnya berjumlah 300-an orang dan sudah dapat melakukan ujian sendiri yang mendapat rekomendasi dari Departemen Agama.
Pada 1999, seiring merebaknya arus reformasi dan atas dasar maslahat umat maka didirikanlah pendidikan model pesantren dan diberi nama Pondok Pesantren Darussalam yang menempati lahan seluas 2 hektar. Lahan yang dimanfaatkan untuk bangunan baru seluas 7.000 meter persegi dan sisanya 13.000 meter persegi berupa lahan terbuka yang dimanfaatkan untuk fasilitas olah raga dan berkebun bagi para santri.
Sementara ini, Darussalam hanya menerima santri laki-laki. Santri yang diterima di Darussalam adalah lulusan SMP/MTs. Saat ini santrinya sekitar 120 orang. Masing-masing mendapatkan fasilitas satu tempat tidur dan satu lemari pribadi.
Adapun sarana penunjang kegiatan belajar mengajar di pondok yang asri ini adalah ruang kelas sebanyak 6 ruang, kamar santri besar 6 ruang, 16 kamar mandi,1 aula yang mampu memuat 500 orang, kantor diniyah, kantor pesanten,perpustakaan, lapangan bola, tempat parkir dan guest house yang nyaman untuk para tamu yang menginap.
Kurikulum
Kurikulum ponpes Darussalam menggabungkan tiga unsur pendidikan yang merupakan perpaduan antara pondok pesantren di Indonesia, sistem halaqah dari Yaman dan Ma’had Prof Dr Sayid Muhammad Alawi al Maliki dari Makkah. Oleh karenanya di pesantren ini para santri dibiasakan berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Arab.
Materi yang diajarkan meliputi tauhid,  fiqih, musthalah hadits, ulumul Qur’an, tafsir Qur’an serta ilmu-ilmu alat seperti nahwu, sharaf, al Arabiyah.Sebelum memulai belajar, para santri dibiasakan untuk melakukan shalat dhuha terlebih dahulu.
Jadwal kegiatan para santri dimulai sejak pukul 3.00 dinihari untuk melakukan qiyamu lail dan diakhiri pada pukul 22.00 malam. Pada jam itu santri sudah harus berada di tempat tidur masing-masing.
Kiprah
Ponpes Darussalam secara rutin mengrimkan para santrinya untuk ikut berdakwah di masyarakat dengan memakmurkan masjid dan mushala di sekitarnya,terutama yang terpencil. Para asatidz dan santri dilibatkan untuk ikut mengisi khutbah Jumat juga pengajian yang diselenggarakan warga.
Ijazah yang dikeluarkan ponpes Darussalam telah mendapat legalisir dari Kementerian Agama sehingga dengan ijazah tersebut santri dapat melanjutkan ke berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan luar negeri. “Setiap tahun ada saja santri yang melanjutkan pendidikannya  ke Makkah dan Yaman,” ungkapnya.
Sedangkan alumni Darussalam tersebar ke berbagai daerah di Indonesia. Mereka aktif berdakwah sembari mencari nafkah. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir sudah ada alumni yang berdakwah hingga Samarinda di Kalimantan Timur serta Makasar  di Sulawesi Selatan.[] khoirul anam/joy
BOKS
KHSholeh Basalamah, Pimpinan Ponpes Darussalam, Brebes
Khilafah, Janji Allah yang Pasti Tegak
Nama lengkap Kyai Sholeh Basalamah adalah KH Sholeh bin Muhammad bin Ali Basalamah adalah ulama dari wilayah Pantura dengan gayanya yang khas: lembut,santun dan tenang dalam ucapan namun tegas dalam menghadapi kemungkaran.
Ia adalah putra dari Syeikh Muhammad bin Ali Basalamah seorang ulama dan Muqadam Thariqah At Tijani serta cucu dari Syeikh Ali bin Ahmad Basalamah seorang ulama kharismatis dan terkenal di wilayah Tegal-Brebes antara tahun 1940-1970 an.
Pendidikan awalnya diterima dari sang kakek yang mengasuhnya sejak lahir. Syekh Ali bin Ahmad Basalamah memiliki majelis taklim yang dihadiri umat Islam dari berbagai tempat di pantura, khususnya Tegal-Brebes. Di majelis ilmu Syekh Ali bin Ahmad Basalamah inilah ia  selalu mendengarkan wejangan dan didikan yang luhur dari sang kakek yang merupakan ulama besar dan dicintai umat. Syekh Ali banyak memiliki koleksi kitab-kitab kuning serta gemar menulis. Besar kemungkinan darah ulama dan penulis mengalir deras ke diri KH Sholeh dari sang kakek.
Setelah menamatkan pendidikan dasar di Jatibarang Brebes, maka di tahun 1974, Kyai Sholeh sekolah di Yayasan Pendidikan Islam (YAPI) Bangil, Pasuruan, Jawa Timur.
Setamat dari YAPI, tahun 1979 ia mondok ke Ma’had Prof Dr Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki, Makkah, Arab Saudi dan tamat tahun 1986.
Pada tahun 1988, ia mendirikan Yayasan Pendidikan Islam (YAPI) yang mengelola pendidikan Diniyah di Jatibarang Brebes. Pada tahun itu juga, ia menikah dengan Rodhiyah Baraja cucu ulama besar Syekh Umar Baraja dari Surabaya penulis kitab ‘Akhlaqul Baniin’ yang banyak diajarkan di pesantren.
Pada tahun 1994, ia memperoleh beasiswa ke Universitas Al Azhar Kairo, Mesir, untuk mengikuti Tadhribul Du’at al Alamiyah. Dengan sertifikat inilah ia memiliki legalitas untuk dapat berdakwah ke seluruh dunia.
Mengenal HT
Pertama kali mengenal Hizbut Tahrir sekitar tahun 2006. Pada saat itu ada seorang syabab Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Brebes Haniv Umar yang datang bersilaturahim dan mengenalkan ide-ide HT.
Sejak itulah terjadi kontak intensif dan memperluas wawasan dengan membaca Buletin Al Islam dan Majalah Al Wa’ie serta sejak akhir 2008 ditambah Tabloid Media Umat yang rutin diberikan syabab tersebut juga nashrah-nashrah.
Setelah berinteraksi beberapa kali maka Kyai Sholeh pun tertarik mendukung dakwah yang diemban HT. “Karena HT berpijak kepada Alquran dan Sunnah Rasulullah SAW dalam perjuangannya. Selain itu juga penuh semangat serta perjuangannya  meliputi seluruh dunia,” ungkapnya kepada kontributor Media Umat.
Dari membaca media yang diterbitkan HT, ia pun banyak mendapat ide untuk bahan dalam berdakwah kepada masyarakat. “Juga ada satu tulisan di Media Umat yang mengilhami saya untuk menulis sebuah buku tentang Amal-amal Unggulan,” akunya.
Harapannya kepada HT dan suksesnya perjuangan menegakkan khilafah sangat besar. Karena, menurutnya, manusia akan hidup tenang dan tenteram jika syariah Islam kaffah diterapkan. Dan itu hanya mungkin terjadi bila sistem pemerintahannnya adalah khilafah, pemerintahan yang menerapkan Islam kaffah.
“Khilafah itu adalah janji Allah SWT. Pasti akan terjadi. Kapan terjadinya? Itu adalah pertolongan Allah (nashrullah) kepada hamba-Nya yang telah memantaskan diri mendapatkan pertolongan. Itu merupakan langkah pasti,” ujarnya.[] khoirul anam/joy


[www.bekamsteriljakarta.blogspot.com]

Description: Pondok Pesantren Darussalam, Jatibarang, Brebes, Jawa Tengah Reviewed By: Sigmund Freud Rating: 5.0
Rekomendasi:

KLINIK ALQANUN HERBACARE

Pondok Pesantren Darussalam, Jatibarang, Brebes, Jawa Tengah
Ahli Pengobatan THIBBUN NABAWI/Pengobatan Metode Nabi (Penggabungan Terapi Hijamah/bekam, Terapi Ruqyah Ghoib/Terapi Air Putih, Terapi Herbal Alami untuk menjaga kesehatan, menghilangkan potensi penyakit dalam diri (fisik/non fisik) MEDIS DAN NON MEDIS dan menyembuhkan berbagai macam penyakit berat seperti : Stroke, Hipertensi/Darah Tinggi, Diabetes/Kencing Manis/Gula, Asam Urat/hiperuricemia (Gout/Pirai), Jantung, Kolesterol, Leher Bahu Kaku/Kejang, Migrain, Vertigo, Rehabilitasi Narkoba, Liver, Gagal Ginjal/Ginjal, Pengapuran, Prostat, Bronkitis, Kanker, Gatal Darah Kotor, Sulit Buang Air Besar, Rematik, Lumpuh, Sipilis, Raja Singa, Mandul, Impoten/Lemah Syahwat, Sinusitis, Insomnia, Nyeri Kepala, hiperkolesterolemia, Parkinson, Epilepsy, Varises, Wasir (Hemoroid), dan semua keluhan sakit (rematik, ischialgia/sciatica, nyeri pinggang bawah), penyakit darah (leukemia, thalasemia), Tinnitus, Asma, Alergi, Penyakit sistim imun (SLE, HIV), Infeksi (Hepatitis, elefantiasis, koreng), Glaukoma, Insomnia, enuresis/mengompol, Mania, Skizofren dan Trans (gangguan sihir/jin), dll. Begitu juga bekam untuk kesuburan (Fertilitas) dan Kecantikan (menghilangkan jerawat, komedo, vitiligo, menurunkan berat badan, dll). CALL CENTER (0852-2512-7300) untuk Terapi Bekam/Fasdu/AlFashdu + Ruqyah + Herbal Alami panggilan kerumah (HOME CARE THERAPY daerah DKI JAKARTA dan Sekitarnya). Segera hubungi Tabib Thibbun Nabawi (Ustadz Abu Qanun) Ahli Pengobatan Utama bukan Pengobatan Alternatif...karena KESEHATAN ADALAH INVESTASI MASA DEPAN Anda dan TAK TERNILAI HARGA-nya. Mau tahu KEAMPUHAN PENYEMBUHAN THIBBUN NABAWI/METODE PENGOBATAN NABI? KLIK DISINI!
Anda sedang membaca artikel tentang

Pondok Pesantren Darussalam, Jatibarang, Brebes, Jawa Tengah

Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://www.bekamsteriljakarta.com/2012/09/pondok-pesantren-darussalam-jatibarang.html. Anda boleh menyebarluaskan / meng-copypaste-nya jika artikel "Pondok Pesantren Darussalam, Jatibarang, Brebes, Jawa Tengah" ini sangat bermanfaat bagi teman-teman Anda, namun jangan lupa untuk meletakkan link Pondok Pesantren Darussalam, Jatibarang, Brebes, Jawa Tengah sebagai sumbernya. Thanks!

0 Responses So Far:

Pondok Pesantren Darussalam, Jatibarang, Brebes, Jawa Tengah

Bagaimana komentar anda tentang Pondok Pesantren Darussalam, Jatibarang, Brebes, Jawa Tengah