Paragraf Narasi Contoh | Klinik Terapi Pengobatan Bekam Panggilan di Jakarta Selatan Timur Utara Selatan Pusat

Klinik Terapi Bekam Panggilan di Jakarta Selatan Timur Utara Barat Pusat


Paragraf Narasi Contoh 0

Abu Qanun | Minggu, Mei 13, 2012
Paragraf Narasi Contoh
Paragraf Narasi Contoh

paragraf narasi contoh nahhh Berikut sedikit balajar bahasa Indonesia, tentang Paragraf narasi berserta contohnya lengkap berikut adalah sedikit ulasan tentang narasi paragraf tersbut, tapi sebelumnya saya akan sedikit share pada artikel sebelumnya TEntang Contoh Paragraf Argumentasi juga sedikit mengenai Paragraf Argumentasi Sebab Akiba memang belajar bahasa Indonesia Perlu pemahaman yang lebih itu karena menurut saya bahasa Indonesia adalah pelajaran yang paling sulit karena pemahamannya harus benar benar mengerti. lihat saja dalam mempelajari paragraf saja banyak macamnya, tapi ya terserahlah Kembali kemasing masing dan Kita kembali ke pokok pembahasan tentang Paragraf Narasi

Paragraf narasi adalah penceritaan suatu kejadian secara runtut sesuai urutan waktu. Paragraf narasi sendiri dibedakan menjadi 2 jenis, 
yaitu:
  1. Narasi eksposisi merupakan karangan yang bertujuan menggugah pikiran pembaca untuk mengetahui apa yang dikisahkan. 
  2. narasi sugestif adalah karangan narasi yang berusaha memberikan makna pada peristiwa atau kejadian itu sebagai pengalaman atau lebih menggunakan bahasa konotatif untuk memberikan kesan imajinasi.
Contoh Narasi ekspositoris

Siang itu, Sabtu pekan lalu, Ramin bermain bagus. Mula-mula ia menyodorkan sebuah kontramelodi yang hebat, lalu bergantian dengan klarinet, meniupkan garis melodi utamanya. Ramin dan tujuh kawannya berbaris seperti serdadu masuk ke tangsi, mengiringi Ahmad, mempelai pria yang akan menyunting Mulyati, gadis yang rumahnya di Perumahan Kampung Meruyung. Mereka membawakan lagu “Mars Jalan” yang dirasa tepat untuk mengantar Ahma, sang pengantin….

Contoh Narasi sugestif

Patih Pranggulang menghunus pedangnya. Dengan cepat ia mengayunkan pedang itu ke tubuh Tunjungsekar. Tapi aneh, sebelum mengenai tubuh Tunjungsekar. Tapi aneh, sebelum mengenai tubuh Tunjungsekar, pedang itu jatuh ke tanah. Patih Pranggulang memungut pedang itu dan membacokkan lagi ke tubuh Tunjungsekar. Tiga kali Patih Pranggulang melakukan hal itu. Akan tetapi semuanya gagal.

Contoh lain :

Kemampuan apresiasi musik pada seorang anak dapat dibentuk melalui tiga cara. Pertama, secara alamiah seseorang dibiasakan mendengarkan karya musik. Kebiasaan itu dimulai sejak anak masih berupa janin dalam rahim ibunya. Persentuhan emosi sang ibu dengan berbagai irama yang didengarkan akan ikut dirasakan oleh janin. Besar kemungkinan akan terjadi respons motorik janin yang dirasakan oleh sang ibu. Kedua, sejak anak dilahirkan ia dibiasakan dengan berbagai irama musik yang mengiringnya pada saat menjelang tidur atau bermain. Alat pendengar anak menjadi peka menangkap berbagai irama dari instrumen musik yang didengarnya. Lambat-laun, seiring dengan pertumbuhan fisik dan kognisinya, musik akan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan anak. Ketiga, apresiasi musik dikembangkan melalui pendidikan formal. Untuk itu, pendidikan musik diarahkan kepada pengenalan, pemahaman, penghayatan, dan sikap kritis serta kreatif terhadap karya musik. 
 
Sebuah paragraf narasi dapat dibangun dengan unsur-unsur berikut:
  1. Tema adalah pokok pembicaraan yang menjadi dasar penceritaan penulis
  2. alur adalah janilanncerita, bagaimana cerita itu disusun  sehingga peristiwa demi peristiwa dapat terjalin dengan baik
  3. Watak atau karakter berhubungan dengan perangai si pelaku atau tokoh dalam suatu narasi
  4. Suasana berhubungan dengan kesan yang ditimbulkan sehingga pembaca dapat ikut membayangkan dan merasakan suasana yang dihadapi pelaku
  5. Sudut pandang berhubungan dengan darimana penulis emmandang suatu peristiwa
 
ciri-ciri paragraf narasi
 
 >> Secara Umum
1. Adanya unsur perbuatan atau tindakan.
2. Adanya unsur rangkaian waktu dan informatif.
3. Adanya sudut pandang penulis.
4. Menggunakan urutan waktu dan tempat yang berhubungan secara kausalitas.
5. Terdapat unsur tokoh yang digambarkan dengan memiliki karakter atau perwatakan yang jelas.
6. Terdapat latar tempat, waktu, dan suasana.
7. Mempunyai alur atau plot.

>> Narasi Ekspositoris/Non Fiktif
1. Memperluas pengetahuan
2. Menyampaikan informasi mengenai suatu kejadian.
3. Didasarkan pada penalaran untuk mencapai kesepakatan rasional
4. Bahasanya lebih condong ke bahasa informatif dengan titik berat pada penggunaan kata-kata denotatif.


>> Narasi Sugestif/Fiktif
1. Menyampaikan suatu makna atau suatu amanat yang tersirat.
2. Menimbulkan daya khayal.
3. Penalaran hanya berfungsi sebagai alat untuk menyampaikan makna, sehingga penalaran dapat dilanggar.
4. Bahasanya lebih condong ke bahasa figuratif dengan menitikberatkan penggunaan kata-kata konotatif.
5. Banyak menggunakan majas/gaya bahasa.

TAG: contoh-contoh paragraf narasi ciri-ciri paragraf deskripsi contoh paragraf narasi  ciri-ciri paragraf eksposisi pengertian paragraf narasi ciri-ciri paragraf persuasi macam-macam paragraf narasi

Description: Paragraf Narasi Contoh Reviewed By: Sigmund Freud Rating: 5.0
Rekomendasi:

KLINIK ALQANUN HERBACARE

Paragraf Narasi Contoh
Ahli Pengobatan THIBBUN NABAWI/Pengobatan Metode Nabi (Penggabungan Terapi Hijamah/bekam, Terapi Ruqyah Ghoib/Terapi Air Putih, Terapi Herbal Alami untuk menjaga kesehatan, menghilangkan potensi penyakit dalam diri (fisik/non fisik) MEDIS DAN NON MEDIS dan menyembuhkan berbagai macam penyakit berat seperti : Stroke, Hipertensi/Darah Tinggi, Diabetes/Kencing Manis/Gula, Asam Urat/hiperuricemia (Gout/Pirai), Jantung, Kolesterol, Leher Bahu Kaku/Kejang, Migrain, Vertigo, Rehabilitasi Narkoba, Liver, Gagal Ginjal/Ginjal, Pengapuran, Prostat, Bronkitis, Kanker, Gatal Darah Kotor, Sulit Buang Air Besar, Rematik, Lumpuh, Sipilis, Raja Singa, Mandul, Impoten/Lemah Syahwat, Sinusitis, Insomnia, Nyeri Kepala, hiperkolesterolemia, Parkinson, Epilepsy, Varises, Wasir (Hemoroid), dan semua keluhan sakit (rematik, ischialgia/sciatica, nyeri pinggang bawah), penyakit darah (leukemia, thalasemia), Tinnitus, Asma, Alergi, Penyakit sistim imun (SLE, HIV), Infeksi (Hepatitis, elefantiasis, koreng), Glaukoma, Insomnia, enuresis/mengompol, Mania, Skizofren dan Trans (gangguan sihir/jin), dll. Begitu juga bekam untuk kesuburan (Fertilitas) dan Kecantikan (menghilangkan jerawat, komedo, vitiligo, menurunkan berat badan, dll). CALL CENTER (0852-2512-7300) untuk Terapi Bekam/Fasdu/AlFashdu + Ruqyah + Herbal Alami panggilan kerumah (HOME CARE THERAPY daerah DKI JAKARTA dan Sekitarnya). Segera hubungi Tabib Thibbun Nabawi (Ustadz Abu Qanun) Ahli Pengobatan Utama bukan Pengobatan Alternatif...karena KESEHATAN ADALAH INVESTASI MASA DEPAN Anda dan TAK TERNILAI HARGA-nya. Mau tahu KEAMPUHAN PENYEMBUHAN THIBBUN NABAWI/METODE PENGOBATAN NABI? KLIK DISINI!
Anda sedang membaca artikel tentang

Paragraf Narasi Contoh

Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://www.bekamsteriljakarta.com/2012/05/paragraf-narasi-contoh.html. Anda boleh menyebarluaskan / meng-copypaste-nya jika artikel "Paragraf Narasi Contoh" ini sangat bermanfaat bagi teman-teman Anda, namun jangan lupa untuk meletakkan link Paragraf Narasi Contoh sebagai sumbernya. Thanks!

0 Responses So Far:

Paragraf Narasi Contoh

Bagaimana komentar anda tentang Paragraf Narasi Contoh