Cara Budidaya Bayam - CARA BETERNAK : CARA BERTANI | Klinik Terapi Pengobatan Bekam Panggilan di Jakarta Selatan Timur Utara Selatan Pusat

Klinik Terapi Bekam Panggilan di Jakarta Selatan Timur Utara Barat Pusat


Terapi Bekam Jakarta

Cara Budidaya Bayam - CARA BETERNAK : CARA BERTANI 0

Abu Qanun | Senin, April 02, 2012
Cara Budidaya Bayam - CARA BETERNAK : CARA BERTANI
Cara Budidaya Bayam - CARA BETERNAK : CARA BERTANI



pendahuluan dulu ya, apa yang dimaksud bayam itu sih, hehe, ini kawan.
Bayam(Amaranthus spp.) merupakan sayuran yang banyak mengandung vitamin dan mineral, dapat tumbuh sepanjang tahun pada ketinggian sampai dengan 1000 m dpl dengan pengairan secukupnya.

Terdapat 3 jenis sayuran bayam, yaitu:
1. Bayam cabut, batangnya berwarna merah juga ada berwarna hijau keputih-putihan.
2. Bayam petik, pertumbuhannya lebih tegak serta berdaun lebar, warna daun hijau tua dan ada yang berwarna kemerah-merahan.
3. Bayam yang biasa dicabut dan juga dapat dipetik. Jenis bayam ini tumbuh tegak, berdaun besar berwarna hijau keabu-abuan.

Cara Budidaya Bayam

1. Benih
Bayam dikembangkan melalui biji. Biji bayam yang dijadikan benih harus cukup tua (+ 3 bulan). Benih yang muda , daya simpannya tidak lama dan tingkat perkecambahannya rendah. Benih bayam yang tua dapat disimpan selama satu tahun. Benih bayam tidak memiliki masa dormansi dan kebutuhan benih adalah sebanyak 5-10 kg tiap hektar atau 0,5 รข€“ 1 g/m2. Varietas yang dianjurkan adalah Giti Hijau, Giti Merah, Kakap Hijau, Bangkok dan Cimangkok.

2. Persiapan Lahan
Lahan dicangkul sedalam 20-30 cm supaya gembur. Selanjutnya buat bedengan dengan arah membujur dari Barat ke Timur agar mendapatkan cahaya penuh. Lebar bedengan sebaiknya 100 cm, tinggi 30 cm dan panjang sesuai kondisi lahan. Jarak antar bedengan 30 cm.

3. Pemupukan
Setelah bedengan diratakan, 3 hari sebelum tanam berikan pupuk dasar (pupuk kandang kotoran ayam) dengan dosis 20.000 kg/ha atau pupuk kompos organik hasil fermentasi (kotoran ayam yang telah difermentasi) dengan dosis 4 kg/m2. Sebagai starter tambahkan Urea 150 kg/ha (15 g/m2) diaduk dengan air dan disiramkan kepada tanaman pada sore hari 10 hari setelah penaburan benih, jika perlu berikan pupuk cair 3 liter/ha (0,3 ml/m2) pada umur 2 minggu setelah penaburan benih.

4. Penanaman/Penaburan Benih
Dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu:

Ditebar langsung di atas bedengan, yaitu biji dicampur dengan pupuk kandang yang telah dihancurkan dan ditebar secara merata di atas bedengan.

Ditebar pada larikan/barisan dengan jarak 10-15 cm, kemudian ditutup dengan lapisan tanah.

Disemai setelah tumbuh (sekitar 10 hari) bibit dibumbun dan dipelihara selama + 3 minggu. Selanjutnya dipindahkan ke bedengan dengan jarak tanam 50 x 30 cm. Biasanya untuk bayam petik.

5. Pemeliharaan
Bayam yang jarang terserang penyakit (yang ditularkan melalui tanah), adalah bayam cabut. Bayam dapat berproduksi dengan baik asalkan kesuburan tanahnya selalu dipertahankan, misalnya dengan pemupukan organik yang teratur dan kecukupan air, untuk tanaman muda (sampai satu minggu setelah tanam) membutuhkan air 4 l/m2/hari dan menjelang dewasa tanaman ini membutuhkan air sekitar 8 l/m2/hari.

6. Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT)
Jenis hama yang sering menyerang tanaman bayam diantaranya ulat daun, kutu daun, penggorok daun dan belalang. Penyakit yang sering dijumpai adalah rebah kecambah (Rhizoctonia solani) dan penyakit karat putih (Albugo sp.). Untuk pengendalian OPT gunakan pestisida yang aman mudah terurai seperti pestisida biologi, pestisida nabati atau pestisida piretroid sintetik. Penggunaan pestisida tersebut harus dilakukan dengan benar baik pemilihan jenis, dosis, volume semprot, cara aplikasi, interval dan waktu aplikasinya.

7. Panen
Bayam cabut biasanya dipanen apabila tinggi tanaman kira-kira 20 cm, yaitu pada umur 3 sampai dengan 4 minggu setelah tanam. Tanaman ini dapat dicabut dengan akarnya ataupun dipotong pangkalnya. Sedangkan bayam petik biasanya mulai dapat dipanen pada umur 1 sampai dengan 1,5 bulan dengan interval pemetikan seminggu sekali.

8. Pasca Panen
Tempatkan bayam baru panen di tempat yang teduh atau merendamkan bagian akar dalam air dan pengiriman produk secepat mungkin untuk menjaga kesegarannya.
(sumber: http://jambi.litbang.deptan.go.id)

Description: Cara Budidaya Bayam - CARA BETERNAK : CARA BERTANI Reviewed By: Sigmund Freud Rating: 5.0
Rekomendasi:

KLINIK ALQANUN HERBACARE

Cara Budidaya Bayam - CARA BETERNAK : CARA BERTANI
Ahli Pengobatan THIBBUN NABAWI/Pengobatan Metode Nabi (Penggabungan Terapi Hijamah/bekam, Terapi Ruqyah Ghoib/Terapi Air Putih, Terapi Herbal Alami untuk menjaga kesehatan, menghilangkan potensi penyakit dalam diri (fisik/non fisik) MEDIS DAN NON MEDIS dan menyembuhkan berbagai macam penyakit berat seperti : Stroke, Hipertensi/Darah Tinggi, Diabetes/Kencing Manis/Gula, Asam Urat/hiperuricemia (Gout/Pirai), Jantung, Kolesterol, Leher Bahu Kaku/Kejang, Migrain, Vertigo, Rehabilitasi Narkoba, Liver, Gagal Ginjal/Ginjal, Pengapuran, Prostat, Bronkitis, Kanker, Gatal Darah Kotor, Sulit Buang Air Besar, Rematik, Lumpuh, Sipilis, Raja Singa, Mandul, Impoten/Lemah Syahwat, Sinusitis, Insomnia, Nyeri Kepala, hiperkolesterolemia, Parkinson, Epilepsy, Varises, Wasir (Hemoroid), dan semua keluhan sakit (rematik, ischialgia/sciatica, nyeri pinggang bawah), penyakit darah (leukemia, thalasemia), Tinnitus, Asma, Alergi, Penyakit sistim imun (SLE, HIV), Infeksi (Hepatitis, elefantiasis, koreng), Glaukoma, Insomnia, enuresis/mengompol, Mania, Skizofren dan Trans (gangguan sihir/jin), dll. Begitu juga bekam untuk kesuburan (Fertilitas) dan Kecantikan (menghilangkan jerawat, komedo, vitiligo, menurunkan berat badan, dll). CALL CENTER (0852-2512-7300) untuk Terapi Bekam/Fasdu/AlFashdu + Ruqyah + Herbal Alami panggilan kerumah (HOME CARE THERAPY daerah DKI JAKARTA dan Sekitarnya). Segera hubungi Tabib Thibbun Nabawi (Ustadz Abu Qanun) Ahli Pengobatan Utama bukan Pengobatan Alternatif...karena KESEHATAN ADALAH INVESTASI MASA DEPAN Anda dan TAK TERNILAI HARGA-nya. Mau tahu KEAMPUHAN PENYEMBUHAN THIBBUN NABAWI/METODE PENGOBATAN NABI? KLIK DISINI!
Anda sedang membaca artikel tentang

Cara Budidaya Bayam - CARA BETERNAK : CARA BERTANI

Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://www.bekamsteriljakarta.com/2012/04/cara-budidaya-bayam-cara-beternak-cara.html. Anda boleh menyebarluaskan / meng-copypaste-nya jika artikel "Cara Budidaya Bayam - CARA BETERNAK : CARA BERTANI" ini sangat bermanfaat bagi teman-teman Anda, namun jangan lupa untuk meletakkan link Cara Budidaya Bayam - CARA BETERNAK : CARA BERTANI sebagai sumbernya. Thanks!

0 Responses So Far:

Cara Budidaya Bayam - CARA BETERNAK : CARA BERTANI

Bagaimana komentar anda tentang Cara Budidaya Bayam - CARA BETERNAK : CARA BERTANI